Gmail Notifier: Aplikasi Mudah Pemberitahu Email

,




Gmail Notifier adalah sebuah aplikasi yang dapat di-download, memberitahu Anda bila Anda memiliki pesan Gmail baru. (Untuk pengguna Mac, baca Apakah yang dimaksud dengan Google Notifier? Untuk informasi spesifik Mac.) Setelah Anda men-download Notifier, sebuah ikon akan muncul di tray sistem Anda (sehingga Anda tidak harus membuka browser) untuk memberi tahu Anda jika Anda memiliki belum dibaca pesan Gmail.

Setelah Anda menginstal Notifier, Anda akan dapat:
  • Secara otomatis mengecek pesan baru setiap dua menit.
  • Melihat potongan teks hingga 30 pesan yang belum dibaca.
  • Pilih suara untuk menunjukkan bila Anda memiliki mail baru.
  • Membuat Gmail aplikasi email default Anda.
Untuk menggunakan Notifier, Anda memerlukan Windows 2000, Windows XP, atau versi yang lebih baru dari Windows. (Download Gmail Notifier*)

Notifier tidak kompatibel dengan Windows ME saat ini, tapi kami berharap dapat menawarkan dukungan untuk sistem operasi di masa depan.

Notifier saat ini tersedia hanya dalam bahasa Inggris.

*Catatan: Jika Anda telah mengaktifkan 'Selalu gunakan https' pengaturan di Gmail, Anda harus menginstal patch untuk Notifier untuk bekerja dengan pengaturan ini:
  1. Download patch (. Zip).
  2. Buka folder.
  3. Double klik file notifier_https.reg.
  4. Klik ya bila Anda diminta untuk mengkonfirmasi apakah Anda ingin menambahkan informasi ke registry.
  5. Restart Notifier.
Jika Anda memutuskan tidak lagi ingin menggunakan https pengaturan, Anda harus menginstal file lain yang termasuk dalam download untuk me-reset Notifier. Gunakan metode yang sama seperti di atas, kecuali dengan 'notifier_https_undo.reg.'

tag: download, tutorial, bantuan, google, help, gmail, notifier, email, e-mail, electronic mail, application, app, computer, apps, kb, mb, patch, information, info, knowledge, get, easy, mudah, free, gratis, tiny, mini, excellent, & perfect.

Baca selengkapnya "Gmail Notifier: Aplikasi Mudah Pemberitahu Email"...

New thin, flexible, light battery could bring intelligence to wallpaper, clothing

,

A new biodegradable battery made of cellulose promises to offer thin, flexible, lightweight, inexpensive and environmentally-friendly batteries made without metal parts.

The battery is made from green algae known as Cladophora, found along freshwater beaches around the world.

The key to the battery’s success is its large surface area. Made from algae-derived cellulose with 100 times the surface area of the cellulose found in sheets of notebook paper, the battery can manage far more conducting polymer than in previous incarnations.

That means better recharge, hold and discharge capabilities.

“We have long hoped to find some sort of constructive use for the material from algae blooms and have now been shown this to be possible,” said researcher Maria Strømme, a nanotechnologist at Uppsala University in Sweden, in a statement. “This creates new possibilities for large-scale production of environmentally friendly, cost-effective, lightweight energy storage systems.”

Lightweight, indeed. The new batteries consist of very thin layers of conducting polymer — just 40 to 50 nanometers, or billionths of a meter, wide — that coat algae cellulose fibers just 20 to 30 nanometers wide, collected into paper sheets.

The batteries are said to hold 50 to 200 percent more charge than similar conducting polymer batteries. With more optimization, the batteries could compete head-to-head with commercial lithium batteries, found in consumer electronics such as mobile phones and laptop computers, according to the researchers.

Better still, the batteries recharge faster than conventional rechargeable batteries. A regular battery takes at least an hour to recharge; the new batteries can recharge in eight minutes and as quickly as 11 seconds.


But what about lifespan? The new battery shows a 6 percent loss after 100 charging cycles, a vast improvement over comparable polymer batteries. (This is an important measurement. A common complaint about lithium ion batteries concerns their short shelf life, just a few hundred cycles before significant loss shows.)

“When you have thick polymer layers, it’s hard to get all the material to recharge properly, and it turns into an insulator, so you lose capacity,” said researcher Gustav Nyström, an electrochemist at Uppsala University, in a statement. “When you have thin layers, you can get it fully discharged and recharged.”

The new batteries could be used in applications such as flexible electronics (e.g. e-book readers), clothing and packaging. The researchers said they were not intent on replacing conventional lithium ion batteries, but rather finding new uses for batteries, such as to power sensors in intelligent wallpaper or to power athletic clothing that monitors the body.

The researchers plan to test the batteries for charge loss over time as well as how well they can scale into larger formats.

Their findings were published last month in the journal Nano Letters.

Source

tag: battery, light, science, polymer, wallpaper, lithium ion, energy, cellulose, cladophora, english, uppsala university, & smart planet dot com.

Baca selengkapnya "New thin, flexible, light battery could bring intelligence to wallpaper, clothing"...

Free Download: TechSmith Camtasia Studio 6.0.3 RAR Full Version Crack

,

Camtasia Studio is the complete professional solution for recording, editing and sharing high-quality screen video on the Web, CD-ROM and portable media players, including iPod. With support for a variety of video standards, you can ensure your content delivery now and in the future. Easily record your screen, PowerPoint, multiple audio tracks, and webcam video to create compelling training videos, screencasts, and presentations without ever leaving your desk. With the power of interactive Camtasia Studio videos, you can deliver high-quality content anytime, to even your most remote audience.

Camtasia Studio helps you keep pace in a mobile world by making it easy to publish videos and MP3 files for iPod and other portable media players. Now your marketing message, screencast, lecture, or just-in-time training video can reach your audience practically anywhere–on the bus, in a coffee shop, or while they’re jogging. Camtasia Studio videos are simply designed to share.
  • Intelligent capture controls that adapt to you
  • Crystal-clear playback at any size with Camtasia SmartFocus™
  • Easy, versatile video sharing with TechSmith ExpressShow™
  • Precise editing and butter-smooth onscreen movement
  • Professional content without a ton of production time

Download:
http://hotfile.com/dl/18300603/845dd8f/CS-egydown_www.dl4all.com.rar.html



tag: download, free, techsmith, camtasia, crack, serial, full, version, gratis, recorder, video, & tutorial.

Baca selengkapnya "Free Download: TechSmith Camtasia Studio 6.0.3 RAR Full Version Crack"...

Belajar Memimpin Sejak Masih Muda

,

Wacana kepemimpinan oleh kaum muda terus berembus kencang. "Saatnya kaum muda memimpin" bergerak menjadi narasi besar pada tahun ini. Gaungnya makin membumi tatkala Pemilu 2009 lalu. Kepemimpinan kaum muda menjadi sesuatu yang dirindukan kehadirannya. Lahir dari keresahan akan hegemoni kaum tua dalam lingkaran kepemimpinan nasional.

Hasrat itu kian menguat manakala menyaksikan kegagalan kaum tua dalam menata dan memberdayakan bangsa ini. Kaum tua dianggap telah membawa bangsa ini menuju jurang kehancuran yang kian dalam. Kepemimpinan kaum muda pun disodorkan sebagai solusi karena kaum muda dianggap memiliki kompetensi, integritas, kapabilitas, kreativitas, progresivitas, dan idealisme. Keterbebasan kaum muda dari dosa masa lalu melahirkan harapan adanya komitmen moral untuk membangun bangsa ini secara lebih baik.

Kaum Muda di Pentas Dunia

Sebelum 'demam Obama' melanda dunia, kita sudah disuguhkan para pemimpin baru di pentas politik dunia yang memimpin negaranya sebelum mencapai usia 50 tahun. Dari Amerika Latin muncul Evo Morales, Presiden Bolivia yang berusia 49 tahun. Mahmoud Ahmadinejad terpilih menjadi Presiden Iran pada usia 49 tahun. Barack H. Obama yang sempat sekolah di sebuah sekolah dasar negeri di Menteng, Jakarta Pusat, kini dalam usianya yang ke 47 tahun, menjadi calon kuat presiden Amerika Serikat. Mereka bukan sekedar mengisi sejarah kepemimpinan negaranya, tetapi menjadi idola baru, simbol perlawanan dan juga harapan bangsanya.

Kendala Kaum Muda

Namun kepemimpinan kaum muda tentu saja bukan sesuatu yang mudah diraih. Terlebih sistem rekruitmen politik dan kepemimpinan nasional saat ini tidak cukup leluasa memberi ruang bagi kaum muda. Kaum muda Indonesia harus mampu menjawab tantangannya sendiri. Terdapat sejumlah kendala yang bisa menghadang kaum muda untuk tampil dan berperan dalam pentas politik Tanah Air. Pertama faktor pengalaman. Umumnya kaum muda bisa dibilang miskin pengalaman dalam "memikat" hati rakyat. Seseorang bisa tampil di panggung utama politik jika dipilih oleh rakyat. Oleh karena itu kemampuan "memikat" hati rakyat menjadi sangat penting.

Statistik hasil pemilihan kepala daerah membuktikan kaum tua masih cukup dominan memenangi pilkada. Masyarakat belum yakin dengan kepemimpinan kaum muda karena belum cukup informasi dan bukti tentang kemampuan kaum muda.

Kedua, faktor "perlawanan" kaum tua yang masih memegang kuat hasrat kekuasaan mereka. Sudah pasti ini akan menghambat laju kaum muda menuju pentas utama politik baik di pusat maupun daerah. Ini dibuktikan dengan sering tenggelamnya isu kepemimpinan kaum muda dengan dalih tidak ada ketentuan perundangan soal usia pemimpin. Isu pemimpin muda juga sering ditekan dengan alasan kaum muda belum terbukti berhasil dalam kepemimpinan. Dari sudut sistem politik, sinyalemen itu bisa dibuktikan dengan membedah sistem dan mekanisme partai politik yang dirancang sedemikian sehingga sulit bagi kaum muda untuk menggeser posisi kaum tua.

Faktor ketiga adalah tantangan "mengendalikan" birokrasi manakala kaum muda sudah berhasil menggenggam kekuasaan. Kita bisa belajar dari kepemimpinan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) di Jawa Barat. Dibutuhkan waktu lebih dari 100 hari pemerintahan mereka untuk melakukan reformasi birokrasi. Ini tak lepas dari fakta bahwa lebih dari 90 persen level kepemimpinan di birokrasi adalah kaum tua yang banyak terkait persoalan masa lalu.

Gagasan Perubahan

Namun demikian meski menghadapi aneka tantangan di atas, kaum muda harus terus maju karena bangsa ini membutuhkan pemimpin baru yang memiliki semangat, idealisme, integritas, dan terutama komitmen moral untuk membangun bangsa. Kaum muda harus aktif memberi pencerahan politik sehingga masyarakat terlibat dalam arus revolusi kepemimpinan di bilik-bilik suara.

Sebagai langkah awal kaum muda harus memberi bukti kepada rakyat bahwa kaum muda membawa perubahan bangsa. Kita dapat belajar dari Barack Obama yang mampu memikat hati masyarakat AS, bahkan masyarakat dunia melalui penyampaian visi dan gagasan pembangunannya.

Jadi, kaum muda harus mulai membangun citra, menunjukkan potensi diri, berupaya meraih simpati rakyat, sehingga rakyat memilihnya sebagai wakil rakyat dan pemimpin.

Kaum muda juga perlu menggalang kekuatan dan solidaritas di antara sesama pemuda untuk membenahi rekruitmen politik. Saat ini solidaritas di kalangan aktivis pemuda masih terbelah dalam isu dan kepentingan sektoral. Kaum muda belum satu kata dalam menggalang visi kepemimpinan kaum muda di Indonesia.

Di tengah itu semua, ada juga kabar menggembirakan dengan masuknya para aktivis muda ke ruang publik melalui partai politik. Boleh jadi ini jalan pintas untuk menampilkan kepemimpinan kaum muda. Namun ke depan masalah rekruitmen politik harus menjadi agenda besar kaum muda. Rekrutmen politik menjadi sangat penting karena merupakan indikator yang sensitif dalam melihat nilai-nilai dan distribusi pengaruh politik dalam sebuah masyarakat politik. Memperbaiki rekrutmen politik berarti memuluskan jalan kaum muda menuju pentas politik nasional. Kini saatnya bagi kaum muda untuk merealisasikan gagasan perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.

sumber:http://www.republika.co.id

tag: mahasiswa, universitas, ugm, ui, itb, politik, nasional, pemimpin, organisasi, kuliah, masyarakat, aktivitas, aktif, aktivis, opini, wawasan, world view, & isu.

Baca selengkapnya "Belajar Memimpin Sejak Masih Muda"...

Empat (4) Peran Mahasiswa

,

Mahasiswa memang menjadi komunitas yang unik di mana dalam catatan sejarah perubahan selalu menjadi garda terdepan dan motor penggerak perubahan. Mahasiswa di kenal dengan jiwa patriotnya serta pengorbanan yang tulus tanpa pamrih. Namun hanya sedikit rakyat Indonesia yang dapat merasakan dan punya kesempatan memperoleh pendidikan hingga ke jenjang ini karena sistem perekomian di Indonesia yang kapitalis serta biaya pendidikan yang begitu mahal sehingga kemiskinan menjadi bagian hidup rakyat ini. Dalam tulisan ini penulis memetakan ada ada empat peran mahasiswa yang menjadi tugas dan tanggung jawab yang akan di pikul.

Peran moral

Mahasiswa yang dalam kehidupanya tidak dapat memberikan contoh dan keteladanan yang baik berarti telah meninggalkan amanah dan tanggung jawab sebagai kaum terpelajar. Jika hari ini kegiatan mahasiswa berorientasi pada hedonisme (hura–hura dan kesenangan) maka berarti telah berada persimpangan jalan. Jika mahasiswa hari ini lebih suka mengisi waktu luang mereka dengan agenda rutin pacaran tanpa tahu dan mau ambil tahu tentang peruban di negeri ini, jika hari ini mahasiswa lebih suka dengan kegiatan festival musik dan kompetisi (entertaiment) dengan alasan kreatifitas, dibanding memperhatikan dan memperbaiki kondisi masyarakat dan mengalihkan kreatifitasnya pada hal–hal yang lebih ilmiah dan menyentuh kerakyat maka mahasiswa semacam ini adalah potret "generasi yang hilang" yaitu generasi yang terlena dan lupa akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemuda dan mahasiswa.

Peran sosial

Mahasiswa harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial yang dalam atau dengan kata lain solidaritas sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat sekat kelompok, namun solidaritas sosial yang universal secara menyeluruh serta dapat melepaskan keangkuhan dan kesombongan. Mahasiswa tidak bisa melihat penderitaan orang lain, tidak bisa melihat poenderitan rakyat, tidak bisa melihat adanya kaum tertindas dan dibiarkan begitu saja. Mahasiswa dengan sifat kasih dan sayangnya turun dan memberikan bantuan baik moril maupun materil bagi siapa saja yang memerlukannya. Sebagai contoh di Kalimantan Barat pada tahuan 1998 s/d 2000 pernah terjadi gelombang pengungsian besar–besaran akibat konflik sosial di daerah ini maka mahasiswa musti ikut memperhatikan masalah ini dengan memberikan bantuan baik secara moral maupun materi serta pemikirannya serta ikut mencarikan solusi penanganan bencana kemanusiaan ini. Betapa peran sosial mahasiswa jauh dari pragmatisme, dan rakyat dapat merasakan bahwa mahasiswa adalah bagian yang tak dapat terpisahkan dari rakyat, walaupun upaya yang sistimatis untuk memisahkan mahasiswa dari rakyat telah dan dengan gencar dilakukan oleh pihak–pihak yang tidak ingin rakyat ini cerdas dan sadar akan problematika ummat yang terjadi.

Peran Akademik

Sesibuk apapun mahasiswa, turun kejalan, turun ke rakyat dengan aksi sosialnya, sebanyak apapun agenda aktivitasnya jangan sampai membuat mahasiswa itu lupa bahwa adalah insan akademik. Mahasiswa dengan segala aktivitasnya harus tetap menjaga kuliahnya. Setiap orang tua pasti ingin anaknya selesai kuliah dan menjadi orang yang berhasil. Maka sebagai seorang anak berusahalah semaksimal mungkin untuk dapat mewujudkan keinginan itu, untuk mengukir masa depan yang cerah.

Peran yang satu ini teramat sangat penting bagi kita, dan inilah yang membedakan kita dengan komonitas yang lain, peran ini menjadi symbol dan miniatur kesuksesan kita dalam menjaga keseimbangan dan memajukan diri kita. Jika memang kegalan akademik telah terjadi maka segeralah bangkit, nasi sudah jadi bubur maka bagaimana sekarang kita membuat bubur itu menjadi "bubur ayam spesial". Artinya jika sudah terlanjur gagal maka tetaplah bangkit seta mancari solusi alternatif untuk mengembangkan kemampuan diri meraih masa depan yang cerah dunia dan akhirat.

Peran politik

Peran politik adalah peran yang paling berbahaya karena disini mahasiswa berfungsi sebagai presseur group (group penekan) bagi pemerintah yang zalim. Oleh karena itu pemerintah yang zalim merancang sedemikian rupa agar mahasiswa tidak mengambil peran yang satu ini. Pada masa orde baru di mana daya kritis rakyat itu di pasung, siapa yang berbeda pemikiran dengan pemerintah langsung di cap sebagai makar dan kejahatan terhadap negara. Pemerintahan Orba tidak segan-segan membumi hanguskan setiap orang-orang yang kritis dan berseberangan dengan kebijakan pemerintah.

Dalam dunia kampus pada tahun 1984 lewat menteri pendidikan Daud Yusuf pemerintah mengeluarkan kebijakan NKK/BKK (Normalisasis Kehidupan Kampus). Yang melarang keras mahasiswa beraktifitas politik. Dan kebijakan ini terbukti ampuh memasung gerakan–gerakan mahasiswa yang membuat mahasiswa sibuk dengan kegiatan rutinitas kampus sehinngga membuat mahasiswa terpenjara oleh system yang ada.

Mahasiswa adalah kaum terpelajar dinamis yang penuh dengan kreativitas. Mahasiswa adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Sekarang mari kita pertanyaan pada diri kita yang memegang label Mahasiswa, sudah seberapa jauh kita mengambil peran dalam diri kita dan lingkungan.

tag: peran, tugas, mahasiswa, pelajar, universitas, perguruan, tinggi, negeri, swasta, ugm, ui, itb, unair, uns, unpad, uny, uin, gadjah mada, ganesha, yogyakarta, jogja, malang, kapitalis, kapitalisme, ekonomi, reaktif, kritis, idealis, semangat, jihad, islam, muslim, hari, minggu, bulan, tahun, kuliah, cumlaude, kampus, kost, rumah, belajar, pemimpin, orasi, demo, pemerintah, buku, politik, akademik, sosial, dan moral.

Baca selengkapnya "Empat (4) Peran Mahasiswa"...

Take Me Out (Indosiar): Biro Jodoh Kapitalis!

,


Acara reality show di Indonesia diramaikan dengan program acara biro perjodohan bernama Take Me Out Indonesia. Acara ini tentang 30 perempuan berusia 20-40 tahun berstatus single. Mereka mencari pasangan. Bisa untuk suami, pacar, atau sekedar coba-coba. Di setiap episodenya, ada 7 pria single yang keluar satu demi satu untuk dipilih dan memilih para perempuan itu.

Suksesnya acara Take Me Out, memunculkan acara serupa dengan judul Take Him Out yang berisi kebalikannya. Take Him Out berisi 30 pria single dan 7 perempuan single di setiap episodenya.

Biro jodoh asal tiru


Take Me Out adalah sebuah program televisi yang lisensinya dipegang FremantleMedia. Saat ini Take Me Out telah ditayangkan di 3 negara Eropa (Spanyol, Netherland, Denmark), menyusul UK. Dari sini aja, udah kelihatan banget nuansa asal tiru yang penting laku. Rating tinggi, iklan berdatangan, dan itu artinya banyak rupiah berdatangan. Sedangkan bagi pesertanya, lumayanlah bisa nampang di layar kaca dan ditonton oleh orang se-Indonesia raya.

Orang Indonesia memang suka sekali meniru terutama dalam hal tayangan-tayangan TV. Kalo yang ditiru baik sih, nggak masalah. Tapi kalo yang ditiru adalah hal-hal yang negatif, maka ini yang bahaya. Biro jodoh di TV ini adalah salah satu acara yang diadopsi habis dari mereka yang berbudaya sangat jauh dari kita.

Bukan masalah Timur dan Barat, tapi yang lebih urgen adalah budaya non Islam yang diadopsi habis-habisan oleh masyarakat kita yang mayoritas muslim. Lihat aja gaya berbusana para perempuan di acara itu. Bagaian “atas-bawah” terbuka semua. Hanya di bulan Ramadhan dan awal Idul Fitri aja mereka kayaknya diharusnya berpakaian yang agak tertutup. Catet lho, “agak” hehehe..

Ini dari segi gaya busana. Cara memilih pasangan, juga dilakukan secara primitif. “Kok bisa? Padahal mereka berada di panggung canggih dan modern penuh sentuhan teknologi,” mungkin itu pikirmu. Non, modern nggaknya sesuatu, itu bukan ditentukan dari penampilan fisik semata. Itu cuma artificial alias palsu. Primitif atau modern itu bisa dilihat dari bagaimana acara ini merancang 30 kandidat dalam memilih satu calon di depan.

Fisik, itu yang utama pria memilih perempuan. Meskipun yang perempuan cerdas, tapi kalo nggak cantik dan langsing jangan harap bakal terpilih. Jenis pekerjaan, itu pilihan utama perempuan dalam memilih si pria. Jabatan direktur atau pemilik sebuah perusahaan, bisa dipastikan hampir semua perempuan menyalakan lampunya agar dipilih oleh si pria tersebut.

Iman dan takwa? Boro-boro, euy. Jauh dah! Belum lagi baju pembawa acara yang bagian “atas bawah” serba terbuka. Bener-bener ajang pamer aurat tiada henti!

Take Me Out Ramadhan”

Episode “Take Me Out Ramadhan” adalah yang paling bikin saya muak dari semua episode yang ada. Gimana nggak, kalo yang hak dan yang batil dicampur aduk jadi satu. Ibarat minum susu kecampur sama air comberan, udah gitu ada lalat ijonya. Hueks…siapa sudi?

Di acara tersebut, menghadirkan narasumber yang terkenal dengan nama Ustadz Cinta. Dia bertugas untuk terus ngasih nasihat-nasihat cintanya. Pake dalil-dalil yang terkesan maksa pula. Hmm.. mending kalo bener, yang terjadi malah jaka sembung tuh dalil alias nggak nyambung. Bagaimana mungkin seseorang yang disebut ustadz dan paham Islam bisa menjadi narasumber untuk menyampaikan dalil bagi acara umbar aurat dan jelas-jelas hedonis itu? Aha, jadi agak-agak sedikit nuduh nih (eh, bukan ding, curiga aja), jangan-jangan uang memang bisa melupakan segalanya. Mungkin dia dan manajemennya berpikir, “Nggak masalah ayat-ayat Allah dijual, yang penting doku tebal.” Naudzhubillah. Mudah-mudahan sih tidak. Tapi ya nggak tahu juga sih. Ikutan di situ aja udah menunjukkan gimana kualitas sebenarnya. Kasihan banget!

Di acara Take Me Out edisi Ramadhan, emang baju pun sudah mulai berubah bentuk. Para perempuan yang semula pada pamer sekwilda (maaf, sekitar wilayah dada) dan bupati (buka paha tinggi-tinggi) sudah mulai ditertibkan. Celana panjang atau rok menutup lutut, dengan baju atasan yang tidak boleh terlalu terbuka menghiasi Take Me Out edisi Ramadhan dan Syawal. Tapi, biarpun para peserta udah mulai sopan gaya berbusananya, ternyata pembawa acara tetap cuek-cuek aja. Pundak, leher dan dada terbuka lebar tak masalah. Begitu juga dengan rok pendek di atas lutut tetap muncul di episode demi episode. Gawat!

Islam punya jalan

Bila berani mengatakan itu buruk, pasti ada yang baik. Bila mengatakan itu batil, pasti ada yang hak alias benar. Bila mengatakan itu tidak sesuai dengan syariat Allah, pasti ada yang sesuai. Yupz…Islam nggak cuma bisa nunjukkin dan mengkritik masalah tapi juga bisa menyodorkan solusi untuk masalah tersebut.

Dalam Islam, kewajiban menikahkan anak perempuan itu adalah menjadi tugas wali atau ayah gadis tersebut. Ayah inilah yang berusaha mencari laki-laki yang baik dan shalih sebagai suami puterinya. Bila karena satu dan lain hal, wali tidak bisa melakukan kewajibannya, maka tugas negara untuk menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan hukum syara’.

Ayah yang baik, akan memilihkan calon suami untuk putrinya dengan memilih laki-laki yang shalih. Abu Nu’im mentakhrij di dalam al-Hilyah, 1/215, dari Tsabit al-Banaty, dia berkata: “Yazid bin Mu’awiyah menyampaikan lamaran kepada Abu Darda’ untuk menikahi putrinya. Namun Abu Darda’ menolak lamarannya itu. Seseorang yang biasa bersama Yazid berkata, ‘Semoga Allah memberikan kemaslahatan kepa damu. Apakah engkau berkenan jika aku yang menikahi putri Abu Darda’?” Yazid menjawab, “Celaka engkau. Itu adalah sesuatu yang amat mengherankan.” Temannya berkata, “Perkenan kan aku untuk menikahinya, semoga Allah mem berikan kemaslahatan kepadamu.” Terse rahlah,” jawab Yazid. Ketika Abu Darda’ benar-benar menikahkan putrinya dengan temannya Yazid itu, maka tersiar komentar yang miring, bahwa Yazid menyampaikan lamaran kepada Abu Darda’, tapi lamarannya ditolak. Tapi ketika ada orang lain dari golongan orang-orang yang lemah, justru Abu Darda’ menerima dan menikahkan nya. Lalu Abu Darda’ berkata,”Aku melihat seperti apa kurasakan di dalam hatiku. Jika ada dua pelamar, maka aku memeriksa rumah-rumah yang dilihatnya bisa menjadi tumpuan agamanya.”

Bro en Sis, menjadi wanita itu mulia lho. Bahkan seorang ayah yang memiliki anak wanita yang dididik dengan Islam hingga menikahkannya dengan lelaki shalih, insya Allah jaminannya surga, lho. Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): “Rasulullah saw. bersabda, “Tiada seorang muslim yang memiliki tiga anak perempuan kemudian dia memberi nafkah sampai keduanya menikah atau meninggal dunia kecuali keduanya menjadi dinding baginya dari api neraka.” Seorang perempuan bertanya,”Apakah dua anak juga?” Rasul menjawab, “Atau dua anak perempuan.” (HR Thabrani)

Dalam riwayat lain, Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): “Barangsiapa diuji dengan anak-anak perempuan ini, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka (anak-anak perempuan itu) menjadi benteng untuknya dari api neraka.”(HR Bukhari, Muslim)

Nah, karena saat ini kondisi umat Islam sedang berada di kemundurannya, maka sang ayah tak lagi tahu kewajibannya, apalagi negara. Dengan dikompori oleh ide feminisme, jadilah perempuan merasa bebas lepas untuk menentukan sikap termasuk dalam hal jodoh. Demi menarik lawan jenis, mereka tak segan umbar aurat. Demi mendapatkan suami tajir mereka rela merendahkan harga dirinya agar dipilih dan bisa mengalahkan saingannya.

Biro jodoh atau sebuah upaya jasa untuk mempertemukan dua anak manusia dengan tujuan pernikahan itu hal yang boleh-boleh aja dlam Islam. Yang jadi pertanyaan adalah sejauh mana pelaksanaan biro jodoh itu agar sesuai dengan syariat Islam dan bukan malah menjadi pengumbar maksiat.

Rasulullah saw. memberikan rambu-rambu dalam memilih psangan: “Wanita itu dinikahi karena empat perkara; (1) karena hartanya, (2) karena kebaikan keturunan atau kedudukannya, (3) karena kecantikannya, dan (4) karena agamanya. Maka beruntunglah engkau yang memilih wanita yang beragama, karena dengan demikian itu engkau akan berbahagia” (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis yang lain, Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): “Janganlah kamu menikahi wanita kaeena kecantikannya, mungkin kecantikannya itu akan menyebabkan dia sesat (membinasakannya); dan janganlah kamu menikahi wanita karena harta bendanya, mungkin hartanya itu menyebabkan ia sombong (sesat). Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, Demi Allah, perempuan budak yang hitam legam itu lebih utama apabila ia beragama (Islam)” (HR Ibnu Majah)

Berdasar rambu-rambu ini, sebuah biro jodoh yang bertanggung jawab tidak akan mengumbar identitas fisik para pesertanya dengan mudah. Visi dan misi menikah itu lebih diutamakan sebagaimana saran Rasulullah saw. di atas.

Ketika laki-laki memilih perempuan, faktor takwa adalah utama. Bukan fisik, wajah, apalagi postur tubuh. Karena sesungguhnya, anugerah fisik itu adalah given alias udah dari sononya. Manusia nggak bisa memilih untuk punya hidung seindah Katie Holmes, misalnya. Atau mata seindah Katherine Zeta Jones. Ya udah, apa yang ada disyukuri saja dengan memanfaatkannya di jalan Allah. Bukan untuk mengumbar maksiat.

Ketika perempuan memilih laki-laki pun, bukan faktor pekerjaan dan gaji yang utama. Tapi lebih kepada kualitas diri yang bakal jadi calon qowwam atau pemimpin rumah tangga. Percuma juga punya penghasilan puluhan juta rupiah per bulannya tapi nggak bisa baca al-Quran. Punya mobil mewah mengkilap menggiurkan, tapi ternyata jarang sholat wajib. Aduh…. biar cakep dan tajir, pria jenis ini mah buang ke laut aja. Nggak banget gitu lho!

Tujuan tak menghalalkan cara

Islam memang beda. Tujuan baik untuk mencarikan jodoh para pesertanya, tidak lantas membuat caranya selalu baik. Begitu juga dengan acara macam ini. Meskipun dibungkus dengan hadirnya Ustadz Cinta, tidak secara otomatis acara ini bisa dianggap sesuai dengan aturan Islam. Apalagi dengan romantic room yaitu sebuah tempat untuk berdua-duaan dalam rangka mengetahui lebih dalam tentang kepribadian pasangan masing-masing. Nah, berlipat-lipat deh maksiat yang ada.

Padahal jelas-jelas Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): ”Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai dengan mahram-nya, karena sesungguhnya yang ketiganya adalah setan.” (HR Ahmad)

Di saat ustadz cinta berbusa-busa memutarbalik ayat demi terlegalisasinya acara tersebut, apakah berani ia menyebut hadits ini? Apakah ia berani menyebut ayat 32 surat al-Israa? Oya, redaksional ayat tersebut (yang artinya): “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

So, jangan sampe tujuan baik tapi caranya salah. Nggak sekadar niat yang benar, tapi caranya juga harus benar sesuai tuntunan syariat Islam. Ok?

Sadarlah!

Sekarang saatnya bagi kamu kaum perempuan dan laki-laki yang dieskploitasi kejombloan mereka untuk sadar. Apa pun dalihnya, uang adalah tuhan para penyelenggara acara itu. Tak peduli harus dengan memanfaatkan perasaan orang lain. Dalam hal jodoh, perasaan jelas terlibat. Itu adalah komoditas yang akan memancing pemasang iklan untuk berdatangan. Uang adalah hasil akhirnya. Sangat khas kapitalisme.

Jodoh itu masalah serius, bukan main-main. Apa bisa seorang jodoh yang baik dunia-akhirat didapat dari penilaian fisik selama 10 menit? Pasti faktor nafsu yang banyak berperan di sana. Tatakrama menundukkan pandangan pada memandang sesuatu yang haram nggak berlaku sama sekali. Boro-boro bisa menundukkan pandangan, baju aja pada sengaja dibuka-buka begitu.

Seorang muslim selalu melibatkan peran serta Allah Swt. dalam setiap lengkah kehidupannya, termasuk dalam hal jodoh. Sholat istikharah mustahil bin mustahal diingat dalam momen seperti ini yang penuh dengan suasana hedonis dan pamer body serta materi. Jadi bagi kamu yang mungkin terbersit keinginan untuk ikut ajang ini, pikir-pikir lagi deh. Banyak maksiat dan kemudharatan terjadi di sana. Masa’ iya setelah penjelasan panjang lebar ini, hati dan pikirmu tidak terketuk untuk berubah? Berubah jadi yang lebih baik, paling tidak bukan malah ikut melestarikan ajang seperti ini. Setuju kan?

Gaungkan opini seperti ini di lingkunganmu, agar orang-orang juga ikutan sadar dan tak terlalu kesengsem sama acara sejenis. Nonton sih boleh-boleh aja tapi nggak perlu sampai maniak dan ketagihan. Karena ada loh ternyata orang-orang yang nggak bisa tidur kalo belum nonton Take Me Out. Walah… segitunya.

Saatnya kita buka kebobrokan kapitalisme yang sangat tidak memanusiakan manusia, termasuk menjadikan komoditi ajang perjodohan yang seharusnya sakral ini. Sudah terlalu lama dunia ini terpuruk akibat kapitalisme ini. Jadi sekarang saatnya Islam dilirik sebagai solusi tak terkecuali dalam memilih jodoh dan ajang perjodohannya. Manusia itu punya harga diri, perasaan dan keimanan. Bukan sekadar onggokan daging yang dinilai dari tampilan luar fisik yang sifatnya sangat fana. Jadi, ayo bergerak dan berdakwah! Tetap semangat ya!

[ria: riafariana@yahoo.com]

ditulis ulang oleh Rifqi Ikhwanuddin: riphqi@gmail.com

tag: islam, kapitalisme, take me out, jodoh, wanita, pria, cowo, cewe, co, ce, rasulullah, indosiar, hedonisme, materialisme, aurat, indonesia, moral, kebebasan, Take Me Out, ustadz, cinta, baik, buruk, sesat, kafir, kufur, hadis, zina, pacaran, khalwat, berkhalwat, dilarang, aturan, agama, muslim, muslimah, rating, sinetron, salah, harta, keturunan, kedudukan, & cantik.

Baca selengkapnya "Take Me Out (Indosiar): Biro Jodoh Kapitalis!"...

Gegap Gempita INDONESIA 2009

,

Panggung kekuasaan itu baru saja melaksanakan proses pengukuhan lagi dalam babak kedua pemerintahan. Kelucuan-kelucuan akan pelantikan memang menjadi jejak sejarah tertentu yang mungkin tak bisa dilupakan.

Ketua MPR yang mungkin sudah sepuh dan harusnya digantikan kaum muda, masih saja ingin duduk dalam lingkar amanah yang berat pertanggungjawabannya. Makanya banyak kesalahan eja terjadi dalam pelantikan sakral itu.

Politik dagang sapi semakin kentara dengan jelas. Kubu-kubu oposan penyeimbang mulai merapat ke barisan kursi kementrian. Entah itu yang merah, dengan jargonnya "mitra strategis yang kritis", atau kuning dengan ketua barunya yang terpilih dengan ribuan pertanyaan bertanda tanya.

Inilah kondisi pemerintahan negara kita. Tak jemu-jemunya penguasa bermain mata untuk mengejar misi kepentingan kelompoknya. Tak jemu-jemu menyusun kekuatan untuk melanggengkannya. Bayangkan bila pemerintah kita tidak mempunyai oposisi yang mengontrolnya jika ada salah perilaku. Bahkan akan muncul otoritarian jilid dua dalam bingkai reformasi.

Kabinet pun seperti kata Sukardi Rinakit, adalah kabinet perkoncoan. Siapa yang dekat dengan sang penguasa dan yang setia pada penguasa akan menjadi menteri.

Tapi mungkin alangkah bijaksana jika kita beri waktu dahulu bagi penguasa itu untuk merampungkan teman-temannya itu. Yang jelas di depan kita masih ada perseteruan antara cicak dan buaya. Masih terjadi dan menghambat tersusutnya korupsi oleh koruptor-koruptor lain.

Gempa-gempa masih bermunculan dan menimbulkan duka. Padang masih menderita, masih membutuhkan uluran tangan dari semua termasuk mereka yang ada di Cikeas maupun Senayan.

Lumpur masih saja keluar tak kunjung selesai di Porong. hak-hak masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal masih belum terpenuhi.

Masih saja asing bercokol dan mengambil harta-harta berharga kita. Seperti kata Rizal Ramli cawan emas dipakai untuk mengemis. Harta kita yang berharga masih saja dibiarkan habis terkikis dan menjadi makanan empuk asing. Padahal bisa saja sang raja melakukan renegosiasi kontrak seperti yang disarankan Amien Rais entah Freeport maupun teman-temannya yang lain.

Masih saja pendidikan dan kesehatan menjadi barang mewah untuk rakyat yang marginal. Orang miskin dilarang sakit, orang miskin dilarang bersekolah, seperti kata Eko Prasetyo. Yah, keadilan memang belum merata.

Ketika mahasiswa ingin meluruskan itu semua citra negatiflah yang justru dideritanya. Aksi 20 Oktober yang notabene mengusung Tujuh Gugatan Rakyat, diberitakan di media sebagai aksi penolakan pelantikan SBY sebagai Presiden. Padahal tidak ada penolakan sama sekali. Aksi sudah tidak efektif lagi. Pun seolah-olah ada musuh yang menyerang empat lapis pengamanan dengan senjata berat dipasang saat pelantikan itu.

Sungguh miris hati ini melihatnya. Bukalah matamu para elit-elit pemerintah! Banyak yang masih lapar, banyak yang masih sengsara! Kekuasaan itu amanah, bukan kenikmatan uang dan tahta!

Yah suara-suara ini mungkin sudah tak terdengar lagi, tertutup bising-bising harga sapi.

Departemen Kajian Strategis BEM KMFT UGM

tag: nasional, opini, sby, kabinet, indonesia, 2009, gempa, lumpur, politik, dagang sapi, kapitalis, kapitalisme, capitalism, capitalist, minyak, energi, miskin, rakyat, reformasi, mahasiswa, UGM, yogyakarta, otoriter, orde lama, orde baru, demokrasi, Preseiden, Menteri, DPR, & MPR.

Baca selengkapnya "Gegap Gempita INDONESIA 2009"...

Amankan Flashdisk dan Komputer dari Virus Autorun dengan USB Vaccine

,


Akhir-akhir ini makin banyak virus autorun yang bermunculan. Makin banyaknya removable media seperti FDD (Flashdisk Drive) maupun HDD (Harddisk Drive) External yang digunakan, membuat penyebaran virus autorun cepat meluas. Sebut saja W32 Conficker (Worm).

Virus autorun bekerja dengan menyisipkan file virus itu sendiri disertai sebuah file autorun.inf. File autorun.inf ini menyimpan sebuah kode yang akan dijalankan ketika sebuah removable media terhubung ke sebuah komputer.

Sebenarnya virus autorun bisa dicegah secara manual melalui Group Policy (gpedit.msc). Cara ini sudah saya tulis dalam tutorial sebelumnya di Waspadai Virus dan Matikan Autorun!. Kali ini saya ingin membagikan kepada Anda sebuah pencegahan yang lebih mudah dengan bantuan aplikasi dari PANDA Security Software.

PANDA Security Software membuat sebuah aplikasi yang bisa memvaksinasi komputer sekaligus removable media dengan mudah. Caranya ialah dengan membuat sebuah file autorun.inf yang diproteksi sehingga tidak bisa disabotase oleh virus untuk keperluaannya.


Menurut pengalaman, ketika membuat autorun.inf yang berattributnya File System dan Read-Only melalui Command Prompt like this,

attrib +S +R autorun.inf

Rupanya isi kode file autorun ini bisa disabotase oleh si virus. Padahal saya sudah menyetting ke attribut file sistem yang hanya bisa di-read atau di-baca saja. Nah jika virus sudah menyabotase autorun.inf maka ketika removable media terhubung ke komputer, saat itulah file autorun.inf akan menjalankan kodenya (yang sebelumnya sudah diubah/disabotase) untuk menjalankan file virus yang sudah disisipkan di dalam removable media.

Nah keunggulan aplikasi ini adalah pada vaksinasi pada removable media Anda. Removable media Anda akan dijamin aman tidak akan terinfeksi virus autorun. Tapi saya tidak menjamin infeksi jenis virus lain yang biasanya menyerang file .doc atau .exe. Tidak ada salahnya mencoba merasakan keampuhan aplikasi ini. Penggunaannya mudah, instal dan jalankan, kemudian vaksinasi komputer dan removable media Anda! Cukup simpel bukan?


Bagi yang sudah advance dan ingin menggunakan command line, saya sediakan petunjuknya di sini.

Command line arguments

USBVaccine [ +system|-system ] [ /resident [/hidetray] [/autovaccinate] ] [/agreelicense] [drive units]
[drive units] : Vaccinate drive unit [ A|B|C…|Z ]
+system : Computer vaccination
-system : Remove computer vaccine
/resident : Start program hidden and prompt for vaccinating every new drive
/autovaccinate : Automatically vaccinates any new drive inserted when used with the /resident command
/hidetray : Hides tray icon when used with the /resident command
/experimentalntfs: Enables the vaccination of NTFS USB keys. This is an experimental feature, use at your own risk. It’s recommended to backup your USB key before vaccinating it. Please send your feedback about this feature to http://research.pandasecurity.com/archive/Panda-USB-and-AutoRun-Vaccine.aspx
/agreelicense : Use this parameter when you agree to the end user license agreement but want to avoid the agreement dialog being presented to the user

Examples
To vaccinate USB drive F:\ and G:\, use
USBVaccine.exe F G
To vaccinate the computer, use
USBVaccine.exe +system
To vaccinate the computer and to prompt the user to vaccinate every new drive without showing a tray icon, use
USBVaccine.exe" /resident /hidetray +system

tag: flashdisk, removable media, usb, computer, komputer, tips, trik, tutorial, download, free, gratis, unduh, autorun, virus, trojan, worm, w32, conficker, cmd, command prompt,

Baca selengkapnya "Amankan Flashdisk dan Komputer dari Virus Autorun dengan USB Vaccine"...

Makna Mudik bagi Seorang (yang baru jadi) Perantau

,

Kini saya kuliah di Jogja di Universitas Gadjah Mada (bukan Universitas Gedhe Mbayare lho!!). Sebuah komitmen untuk tetap belajar agama Islam yaitu dengan masuk ke pondok. Pondok Pesantren Budi Mulia lah tujuannya, dibawahi Yayasan Shalahuddin atau tokohnya Pak Amien Rais saya berlatih hidup mandiri dan nyantrik kepada orang yang sudah jadi tokoh. Hidup di Jogja bukan bicara tentang enak atau tidak enak, karena kami sedang berjuang maka saya menyebutnya ini dengan ikhtiar. Masuk di PP Budi Mulia adalah awal mula akses bertemu dengan tokoh-tokoh besar dengan mudah. Nah di sini lah awal mula petualangan saya menuntut ilmu bersama keterbatasan.

Izinkan saya ingin berbagi pengalaman bagaimana mudik tahun ini..

Mudik = Perbaikan Gizi
Sekali lagi kalau ada yang bilang kuliah di Jogja, UGM, atau nama lainnya yang terkenal itu enak, itu tidak sepenuhnya benar. Sekali lagi kami di sini sedang berjuang meraih sukses dan saya menyebutnya ikhtiar. Pondok hanya menyediakan tempat tinggal dan bimbingan terhadap kemandirian santri (mahasiswa), urusan makanan itu urusan tiap santri masing-masing. Di sini kalau makan ya seadanya, kalau mau makan enak ya mahal dan bisa-bisa anggaran habis hanya untuk urusan makan. Seperti biasa kami makan lalapan tempe, nasi tante (tanpa telor), nastel (nasi telor), nassar (nasi sarden), pokoknya nggak jauh dari yg namanya BurJo (Bubur Kacang Ijo) lah.. Setiap hari ya menunya begitu-begitu saja..

Jadilah momen mudik tahun ini sebagai momen perbaikan gizi khusus seorang Rifqi. Jadilah meja makan di rumah simbah sebagai lahan penyuplai gizi utama, hahaha :D

Mudik = Menjaga Silaturahim
Sebenarnya masih sama seperti mudik-mudik sebelumnya. Mudik adalah sarana agar kita tetap menjalin silaturahim dengan keluarga besar. Minimal ialah bertatap muka walaupun sesekali hanya untuk saling mengenal. Bahkan bisa saja itu menambah kenalan, mungkin karena ada keluarga yang sama sekali belum pernah bertemu. Banyak sekali manfaat ketika kita bertemu dan bertukar pikiran dengan banyak orang. Itu akan membuka wawasan kita mengenai dunia setiap orang.

Ada hadis Rasul barang siapa yang menjaga silaturahim maka akan dipanjangkan umurnya. Sebenarnya itu sudah ada penjelasan ilmiahnya, saya pernah mendengar penelitian ternyata orang yang frekuensinya lebih sering bertatap muka dan berbincang dengan banyak orang maka aktivitas otaknya akan tinggi dan itu artinya bisa menambah umur karena tubuh masih bisa berfungsi dengan baik. Begitulah teorinya wa Allahu a'lamu, hanyalah Allah yang Maha Tahu.

Mudik = Tebalnya dompet
Temen-temen sudah pada sama tahu lah maksudnya. Tahun ini merupakan tahun awal saya kuliah, dan keluarga besar tahu itu. Meskipun sudah gede tetap saja tahun ini bisa dibilang hasil terbanyak. Hhe kayak apaan aja..

Rencananya rezeki titipan Allah itu akan saya *******kan kepada yang berhak menerimanya. Kemudian saya tabung untuk membeli memory laptop. Semoga titipan itu membawa berkah lah..

Mudik = maen The Sims™ 3
Maksudnya? Ya kemarin sempat saling bertukar info sekaligus game sama saudara sepupu. Jadi sekarang malah suka di depan laptop main The Sims™ 3.

Rencana ke depan, game hanya dimainkan hari Sabtu dan Minggu karena saat itulah kuliah libur. Saya tidak ingin game mengacaukan kuliah. Semester awal ini harus terus semangat dan meraih IP tinggi sekaligus aktif berorganisasi dan aktif di Gelanggang Mahasiswa (UKM).

Mudik = SMSn dengan ehm ehm ... ^^
Ya begitulah makin lama makin sip aja.. Silaturahim dan ukhuwah harus selalu dijaga dengan smsn. Kan sekarang tarif sms makin murah.. bukannya iklan nih tapi saya pake paket 5000 sms AXIS dg harga Rp30.000 ini saya gunakan untuk smsn. Kemudian saya juga menggunakan IM3 2000 sms sekaligus untuk internetan gratis menggunakan Opera Mini Modif. Makin mudah saja menjaga hubungan dengan orang di sekeliling kita dengan akses teknologi informasi.

Mudik = Meneladani dan Mengambil Contoh dari Keluarga yang Sukses
Mulai saat ini saya sudah mengubah mind-set agar menjadi pemimpin yang mengatur pekerja bukan menjadi pekerja seumur hidup. Itu artinya saya ingin terjun ke dunia bisnis yang sangat menjanjikan. Meskipun belum melakukan langkah real, setidaknya pemikiran semacam itu sudah saya tanamkan sejak dini. Visi ke depan ini saya peroleh dari Pak Puh saya yang telah sukses menjadi seorang pengusaha di 7 perusahaan percetakan besar di Indonesia. Apalagi saya sekarang di kelilingi orang-orang besar sejak menginjakkan kaki di Jogja. Pokoknya kuliah di Jogja benar-benar membuka diri saya untuk segera berubah menjadi lebih baik.

Mudik = Foto-foto dengan Bulik yang dari Jepang
Sebenarnya bukan itu tujuannnya, tapi akhirnya teman diskusi lewat YM kini bisa saling bertemu dan bisa lebih banyak bertukar pikiran tentang bagaimana Jepang. Nah kemarin sempat pergi ke pantai masih di daerah Rembang sekalian untuk mengabadikan melalui foto. Tak kalah juga bokap rupanya narsis juga mau fotonya nanti di-upload ke Facebook, ckckck..

Mudik = Berkumpul dengan Keluarga
Itu adalah tujuan pasti. Di sini lah saya dibesarkan maka saya harus mengenang dan menghormatinya. Sungkem kepada kedua orang tua dan keluarga yang dituakan lainnya. Memohon restu atas segala rencana kita ke depan demi kesuksesan. Dengan bertemu keluarga saya bisa bercerita banyak hal mengenai Jogja, UGM, pondok, pergaulan, pemikiran Islam, ideologi, dan lain-lain. Dan akhirnya nanti pulang harus membawa sangu buku Nurcholish Madjid tentang Islam dan Peradaban.

Pastinya mudik tahun ini lebih berharga dari mudik-mudik biasanya..
Terima kasih Abah-Ibu.. ^^

tag: mudik, lebaran, idul, fitri, 1430 H, 2009 M, rembang, surabaya, gresik, sidoarjo, babat, lamongan, simbah, abah, ibu, pakpuh, bupuh, paklik, bulik, perantau, ugm, jogja, travel, september, pengalaman, experience, kuliah, teknik fisika, pondok, budi mulia, amien rais, islam, muhammadiyah, NU, nahdlatul ulama, pks, ideologi, kapitalisme, pir, 27, xxvii, kolonialisme, liberalisme, neokapitalisme, neoliberalisme, amerika, barat, & sejarah

Baca selengkapnya "Makna Mudik bagi Seorang (yang baru jadi) Perantau"...
Berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup..